Minggu, 12 Mei 2013

Melepas Bunga

Oleh: A.M Lutfi Abdul Aziz

Aku mencintaimu dengan dada yang sesak, dada yang
berat di bawah langit ini, dikelilingi batu di atas tumpukan semak
Aku merindumu diatas daun yang dijatuhi hujan
tergoyahkan setiap waktu di samping bangunan,ditemani ratapan

Terjadi lagi ini, ku kira dulu sudah cukup
Aku mengasihi kelembutan yang menyentuh melengkapi
kekosongan kasar begitu berat terjadi
yang dirampas ketika sudah memanggilnya berada melingkup

Aku kira sudah akan selalu bersama kita
dengan cinta yang ada, bersama meniadakan berat
Memenggal bau pekat, menyanjung lara untuk menjadi teman
di setiap kedatangan duka

Terlalu sulit melepaskan bunga yang telah menyentuhku
memberikan alasan telah dimana aku berdiam terpaku
aku kira siang esok akan menyandingku dengan damai
walau ku tahu, karang dan jurang di depan begitu ramai

aku adu nalar dimana ku paksakan bersama
berpura pura akan kuat walau tak mungkin
bungaku tergenggam selalu, ia dijerat peluk cincin lamaran sebutnya
aku rasa ini akan terlalu pahit, terlalu banyak rasa asin

Babakan Dangdeur, 08 Mei 2013,



Tidak ada komentar: