SAMA
Aku berada di tengah- tengah
banyaknya orang pintar,
Namun mengapa melihat
ketidakadilanpun mereka tak bergetar
Aku dirundung pilu berkeringat
dingin demam melihat terlalu banyak sandiwara
Kepintaran mereka menindas
kebodohan, bijakku berkata,”wahai Anda, Anda dengan kepintaran, mengapa anda
begitu picik mengarang bangga dengan
penindasaan, aku kira adamu karena dengan adanya mereka
Bukan mereka yang tak sepintar
dirimu mengalah, bukan mereka tak berdarah
Yang kapanpun bisa memanas berarah
Tapi keadaan ini bukan karangan
manusia
Anugrah ini diberikan pada kalian
bukan untuk atau dengan sia-sia
Inginku jubah pembeda terobek
terlihat sama
Berisikan kesamaan yang memang tak
berbeda
Aku rindu kalian yang sama-sama
berbagi mungkin secarik kertas
dengan goresan perbedaan yang
mengada abadi atas nama yang
Maha Pintar
A.M Lutfi Abdul Aziz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar